Beritadetail
DECKY D. KALAGISON | Selasa, 24 Agustus 2021

WALIKOTA SORONG MERESMIKAN KM SIRIMAU SEBAGAI KAPAL ISOTER PASIEN COVID-19

Walikota Sorong, Drs. Ec. Lambert Jitmau, M.M., didampingi Kepala PT Pelni Cabang Sorong, Kepala KSOP Sorong, dan General Manager (GM) PT Pelindo IV Cabang Sorong, secara resmi melaunching KM Sirimau resmi sebagai tempat Isolasi Terpusat (Isoter) Apung Terpadu bagi pasien Covid-19 dengan kasus konfirmasi tanpa gejala, Selasa (24/8/2021) di Pelabuhan Sorong

Disaksikan oleh Menteri Perhubungan secara virtual, kapal tersebut kini resmi beroperasi dan siap melayani masyarakat Kota Sorong yang terkonfirmasi positif Covid-19, baik Orang Tanpa Gejala (OTG) sedang maupun ringan. Dengan membawa 11 orang pasien, rumah sakit apung tersebut berlabuh 1,5 mil dari Pelabuhan Sorong.


Pada kesempatan itu, Wali Kota Sorong mengimbau kepada warga kota Sorong yang tengah menjalani Isolasi Mandiri (isoman) agar tidak malu dan mau melaporkan diri ke Puskesmas terdekat, sehingga dapat menjalani perawatan di KM Sirimau.

Dirinya juga berharap, agar pasien yang tengah menjalani perawatan dan yang akan dirawat di rumah sakit terapung tersebut dapat segera sembuh dan kembali kepada keluarga dan masyarakat. “Ini cuma-cuma, tidak dipungut biaya apa pun. Selama dirawat, makan dan minum gratis, diberi obat dan vitamin, dan fasilitas lainnya. Mudah-mudahan dapat segera sembuh, dan kapal ini akan melaksanakan tugas sesuai dengan fungsinya,” ujar Wali Kota.


Sambungnya, hingga saat ini jumlah pasien Covid-19 yang tengah menjalani perawatan di lima rumah sakit sebanyak 18 orang pasien yang tersebar di rumah sakit pemerintah maupun swasta. “Para tenaga kesehatan sebagai prajurit, siap untuk melayani ini. Biarlah pasien ini cepat sembuh dan kembali ke rumah masing-masing. Itulah harapan saya sebagai Walikota dan sebagai orang tua di kota ini,” kata Walikota.


Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dalam sambutannya secara virtual mengatakan bahwa KM Sirimau berkapasitas 460 tempat tidur yang dapat digunakan untuk melayani masyarakat Kota Sorong. Dengan adanya Isoter, diharapkan masyarakat Kota Sorong yang saat ini tengah menjalani isoman di rumah dapat menjalani perawatan di Kapal Isoter Apung Terpadu. Semua hal yang tengah dilakukan saat ini merupakan bagian dari  usaha dalam menjalankan amanat Presiden Republik Indonesia untuk menghadapi Covid-19 agar masyarakat tidak lagi terpapar. “Semoga apa yang kita lakukan ini, bermanfaat untuk bangsa, dan membuat Indonesia menjadi tambah maju,” kata Menteri Perhubungan.

Perlu diketahui, KM Sirimau mempunyai 460 tempat tidur dengan rincian 449 tempat tidur diperuntukkan bagi pasien Covid-19 dan 11 tempat tidur akan digunakan bagi dokter dan tenaga kesehatan. Selama berlabuh, mobilisasi bagi tenaga kesehatan dan pasien Covid-19, baik yang akan dirawat maupun yang sudah sembuh akan dilayani oleh dua buah speedboatSatu speedboat dikhususkan untuk mengangkut logistik ke KM Sirimau, sedang speedboat lainnya digunakan untuk melayani mobilisasi dokter, tenaga kesehatan, dan pasien. (Diskominfo Kota Sorong)