Beritadetail
DECKY D. KALAGISON | Jumat, 15 Januari 2021

WALIKOTA SORONG LAUNCHING PERDANA VAKSIN COVID 19

Pemerintah Kota Sorong mencanangkan vaksinasi Covis-19 perdana tahap pertama di Puskesmas Remu, Jumat (15/01/2021). Vaksinasi awal tersebut diperuntukan bagi 13 orang yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XIV Sorong (Lantamal XIV Sorong), Komando Armada III Sorong, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Sorong dan perwakilan swasta.


Vaksinasi ini juga akan diikuti oleh 1.300 tenaga kesehatan yang tersebar di rumah sakit dan puskesmas di Kota Sorong. Perlu diketahui, penyuntikan vaksin Corona Sinovac awalnya direncanakan akan dicanangkan pada awal Februari. Namun mengingat penting kegiatan ini dilakukan, maka disesuaikan kembali dengan rencana awal pencanangan, yaitu hari ini.


Ketua Tim Covid-19 Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jenny Isir, SKM. melaporkan, sasaran vaksinasi pada bulan Januari dan februari adalah tenaga kesehatan pada fasilitas kesehatan, yang dilakukan dalam jangka waktu yang luas dengan sistematika pengaturan jadwal vaksinasi, sehingga pelayanan kesehatan lainnya tetap berjalan.

Untuk meningkatkan kepercayaan publik akan keamanan dan kehalalan vaksin, maka pelaksanaan vaksin akan didahulukan dengan pemberian kepada kurang lebih 10 orang dari berbagai unsur dan tokoh yang ada di daerah.

Tujuan pemberian vaksin, kata Ketua Tim, untuk menurunkan angka kesakitan, kematian dan kecacatan akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, dimana vaksin akan membuat tubuh seseorang mengenali bakteri/virus penyebab penyakit tertentu, sehingga orang tersebut dapat menjadi kebal.

“Pelaksana vaksinasi Covid-19 pada pencanangan adalah, tim Puskesmas Remu yang sudah dilatih dan telah mendapat sertifikat sebagai vaksinator sebanyak 10 orang,” jelas Ketua Tim Covid-19 Dinas Kesehatan Kota Sorong.

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muhammad A. Tawakal berharap, kegiatan vaksinasi dapat berjalan dengan lancar, sehingga vaksin yang diberikan dapat sesuai dengan yang diharapkan.


“Pencanangan ini sudah dilaksanakan pada tanggal 13  Februari 2021 oleh Presiden, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Gubernur Papua Barat dengan melakukan pencanangan vaksin Covid-19 pada tanggal 14 kemarin di Kabupaten Manokwari dan Manokwari Selatan,” jelas Staf Ahli.
Harapannya, tim kerja dan tim medis dapat melaksanakan tugas sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, sehingga dalam pelaksanaannya, masyarakat dapat turut serta mendukung kegiatan vaksinasi. “Mari kita sama-sama mendukung pemerintah kota Sorong dalam pelaksanaan vaksin,” ajak Staf Ahli.


Walikota Sorong, Drs. Ec. Lamberthus Jitmau, MM dalam sambutannya sekaligus mencanangkan vaksinasi Covid-19 di Kota Sorong mengatakan, harus ada kerjasama untuk mewujudkan pelaksanaan vaksinasi, untuk melaksanakan amanat dari pemerintah pusat dan provinsi.

“Ini tidak dipaksakan. Persoalan kesehatan adalah persoalan pribadi. Tapi mari kita bersama-sama melihat ini secara baik. Masyarakat sehat, pertumbuhan ekonomi maju dan  masyarakat sejahtera, merupakan tujuan akhir dari pembangunan yang dilaksanakan di negara ini, termasuk Kota Sorong,” kata Walikota.

Disebutkan, pelaksanaan vaksinasi secara teknis diserahkan sepenuhnya kepada para medis dan tenaga kesehatan, agar dapat menjalankan tugas dan amanat yang disampaikan secara berjenjang dari pusat sampai ke daerah.


Harapannya, tetap saling memberi dukungan dan sosialisasi kepada masyarakat, tentang manfaat dari vaksin Corona Sinovac. Walikota juga mengucapkan terima kasih kepada 13 orang perdana penerima vaksin, dan berharap agar dapat menjadi contoh soal bagi masyarakat Kota Sorong. Usai itu, Walikota menyerahkan seragam dan sertifikat kepada tiga perwakilan petugas vaksinator.

Kepala Staf Koarmada III Sorong, Laksamana Pertama TNI Dadi Hartanto, M.Tr. (Han) dalam sambutan singkatnya berpesan kepada penerima vaksin, agar tetap menerapkan protokol kesehatan seusai divaksin.


“Jadi seperti yang kita ketahui, salah satu artis, setelah divaksin merasa ini adalah obat, sehingga pergi ikut pesta. Jadi jangan seperti itu bagi kita di Kota Sorong. Sekali lagi saya ingatkan, meskipun sudah divaksin, tetap laksanakan protokol kesehatan dan 3M, ditambah satu lagi jadinya 4M, yaitu menjaga jarak,” kata Kepala Staf Koarmada III Sorong.
Berikut ini, nama-nama 13 penerima vaksin Covid-19 perdana di Kota Sorong:
1. Abdul Rahim Oeli, Kepala Inspektorat Kota Sorong.
2. Made Supriyana, Anggota Lantamal XIV Sorong.
3. Muhammad Khozim, Anggota Lantamal XIV Sorong.
4. dr. Mavkren J. Kambuaya, Direktur RSUD Sele Be Solu.
5. Umar Fahmi, Petugas KKP Kelas 2 Sorong.
6. dr. Sri Rianti, Dokter RSUD Sele Be Solu.
7. Ariani Pongoh, Direktur Poltekkes Sorong.
8. Dadan Rohmana, Petugas KKP Kelas 2 Sorong.
9. Maria Ohoitimur, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sorong.
10. Dokter Herlina, Sp.Jp.
11. Haji Sriyanti, Pegawai Dinas Kesehatan Kota Sorong.
12. Jenny Pattiselano, Perwakilan Wiraswasta.
13. I Putu Gede Darma Putra, Kasi Intel Kejari Sorong.

Salah satu penerima vaksin, Kepala Inspektorat Kota Sorong, Abdul Rahim Oeli saat ditanya terkait kondisinya seusai divaksin mengatakan, dirinya sangat berterima kasih karena mendapat kesempatan untuk menjalani vaksinasi perdana.


“Perasaan saya tidak ada sedikitpun keraguan. Sekalipun akhir-akhir ini di media sosial yang memberitakan yang kurang bagus, tapi saya tetap yakin bahwa saya harus divaksin. Syukur karena sejak disuntik sampai saat ini saya tetap baik-baik saja,” kata Kepala Inspektorat.
Sementara itu, Walikota Sorong saat diwawancara menegaskan, dirinya sangat percaya dengan kinerja tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam melaksanakan vaksinasi di Kota Sorong. (Diskominfo Kota Sorong)