Beritadetail
DECKY D. KALAGISON | Rabu, 15 Desember 2021

TINGKATKAN DAYA BELI MASYARAKAT, WALIKOTA SORONG BUKA PASAR MURAH

Dalam rangka meningkatkan daya beli masyarakat menuju pemulihan ekonomi pascapandemi covid-19 menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Perdagangan menggelar pasar murah yang dipusatkan di tiga titik yakni, halaman Gereja Immanuel Boswesen, halaman Gereja Maranatha, dan halaman SMP Moria KM.11, Kota Sorong, Rabu (15/12/21).



Kegiatan tersebut resmi dibuka Wali Kota Sorong, Drs. Ec. Lambert Jitmau, M.M, yang ditandai dengan pemberian bahan pokok kepada empat perwakilan masyarakat di halaman Gereja Immanuel Boswesen.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Sorong, Adrianus Asmuruf, S.H dalam laporannya mengatakan, Tujuan dari kegiatan tersebut adalah, memberi kesempatan kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah di Kota Sorong, untuk membeli dengan harga murah. 


Harga murah tersebut merupakan bentuk kepedulian Wali Kota Sorong, guna meringankan beban masyarakat pascapandemi covid-19, dan juga mendekat produsen barang-barang kebutuhan pokok dengan masyarakat secara langsung.

Sasarannya kegiatan tersebut, ditujukan kepada masyarakat ekonomi menengah ke bawah, dengan komoditi yang dijual antara lain, beras 10 Kg, minyak goreng Kunci mas 2L, tepung terigu merek kompas, dan gula pasir merek semut.

“Sumber dana kegiatan, dari APBD Kota Sorong tahun anggaran 2021, DPA nomor 30601.04.52.TA2021 sebesar Rp553.300.000 yang terbagi dalam dua kegiatan yaitu, memasuki hari raya Idul Fitri yang sudah dilaksanakan, dan hari raya Natal dan Tahun baru yang dilaksanakan saat ini,” jelas Kadis Perdagangan.

Sementara itu, Wali Kota Sorong dalam sambutan singkatnya mengatakan, pasar murah memberi kebebasan kepada masyarakat untuk datang membeli bahan pokok dengan harga yang terjangkau. 

“Saya harap semua dapat tertib supaya dilayani dengan baik. Kepala dinas dan staf juga harus melayani masyarakat dengan baik, supaya mereka bisa pulang dengan damai di bulan yang penuh suka cita ini,” kata Wali kota.


Harapannya, masyarakat dapat menjaga keamanan, kedamaian dan persahabatan di setiap lingkungan, agar tidak ada perbedaan di Kota Sorong. “Sekali lagi, jaga keamanan dari ujung kota sampai ujung kota. Biarlah kota ini aman dan damai,” harap Wali Kota diakhir sambutan.

Dari data yang dihimpun, jumlah masing-masing komiditi antara lain, minyak goreng kunci mas sebanyak 461 karton, tepung terigu 180 karton, gula merek semut 80 karton, dan beras merek melon 480 karung.

Untuk harga masing-masing bahan pokok yaitu, beras Rp90.000/10 kg, tepung terigu Rp35.000/5 kg, gula pasir Rp55.000/5 kg, dan minyak goring kunci mas Rp35.000/2 liter. (Diskominfo Kota Sorong)