Beritadetail
DECKY D. KALAGISON | Rabu, 1 September 2021

PELATIHAN DAN PENGELOLAAN PENGEMBANGAN KERIPIK KELADI, WAKIL WALIKOTA: KOTA SORONG MILIKI SUMBER DAYA MELIMPAH

Wakil Walikota Sorong, dr. Hj. Pahima Iskandar membuka kegiatan Pelatihan dan Pengelolaan Pengembangan Keripik Keladi kepada kelompok industri kecil di Kota Sorong yang diselenggarakan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sorong bertempat di Kantor Dinas Perindustrian Kota Sorong, Rabu (1/9/2021).

Dalam sambutannya Wakil Walikota mengatakan bahwa secara komparatif Kota Sorong mempunyai Sumber Daya Manusia (SDM) dan letak geografis yang sangat strategis berdampingan dengan daerah yang mempunyai Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah.

“Letak Kota Sorong sangat strategis dengan perekonomian papua, dimana mempunyai sumber daya yang melimpah, menjadikan kota Sorong sangat strategis untuk pengembangan industri, dagang, dan jasa,” kata Wakil Walikota. Dikatakannya, pembinaan Dekranasda merupakan salah satu pilar pembangunan perekonomian Kota Sorong yang diarahkan Dekranasda dan berkelanjutan dengan menitikberatkan pada aspek pembangunan ekonomi dan sosial saat ini, yakni pembinaan/pelatihan keripik keladi. Diharapkan ada persaingan global yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan industri nasional.

Wakil Walikota menambahkan bahwa peningkatan daya saing industri merupakan salah satu pilihan yang harus dilakukan, agar produk industri keripik keladi mampu bersaing di Kota Sorong, maupun di luar Kota Sorong. "Kepada peserta atau kelompok, saya sampaikan selamat bekerja. Semoga ini berjalan sesuai rencana dan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk perekonomian," harap Wakil Walikota. 

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Sorong, Petronela Kambuaya, S.Pd.,M.Pd., sebelum memberikan penjelasan terkait dengan kegiatan pelatihan, dirinya mengungkapkan bahwa keberhasilan Dekranasda Kota Sorong telah mewakili Provinsi Papua Barat untuk tampil di ajang Nasional dalam pagelaran tenunan kain Timor ke Asia. Hal ini tentunya menjadi suatu kebanggaan yang sangat luar biasa, karena bukan hanya berkreasi di tingkat lokal, tetapi sudah maju ke mata dunia. "Kami harap ini harus menjadi perhatian pemerintah dengan memberikan penghargaan, agar dapat memotivasi kami Dekranasda untuk terus berkembang," ungkap Petronela Kambuaya yang juga adalah ketua DPRD Kota Sorong. 


Terkait dengan pelatihan tersebut, Ketua Dekranasda Kota Sorongberharap para peserta dapat memanfaatkan bahan pangan lokal, agar dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat pengusaha kecil di Kota sorong, terutama pengusaha kecil orang asli papua. "Pesertanya adalah ibu-ibu pengusaha kecil yang ada di Kota Sorong, dan juga ibu-ibu papua," jelasnya. 

Dikatakannya, kegiatan pelatihan dilakukan setiap tahun, dan diberikan sertifikat kepada ibu-ibu yang mengikuti pelatihan keripik keladi. Pelatihan ini pun dapat menambah usaha ekonomi keluarga mereka. "Perlu diketahui, kota Sorong tidak mempunyai SDA. Yang memberikan kontribusi adalah pemerintah, dengan memanfaatkan SDA yang ada di daerah yang berdampingan dengan kita dan diolah, lalu dipasarkan untuk kebutuhan ekonomi baik itu usaha maupun keluarga," ujar Ketua Dekranasda.


Pelatihan setiap tahun juga dilakukan secara bergantian, agar dapat menyentuh semua kelompok usaha kecil, individu, maupun kelompok. Usai pelatihan, peserta akan diberikan sertifikat disertai fasilitas, agar dapat dikembangkan pada usahanya, serta membantu pertumbuhan ekonomi keluarga dan usaha. (Diskominfo/Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Sorong)