Beritadetail
RAFSAN ARIF | Senin, 12 April 2021

GUBERNUR PAPUA BARAT PERPANJANG MASA KERJA TIM PERCEPATAN PEMEKARAN PROVINSI PAPUA BARAT DAYA

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus mandacan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Provinsi Papua Barat tentang Perpanjangan Masa Kerja Tim Percepatan Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya (PBD). Dikeluarkannya SK tersebut, terkait lampu hijau yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri menyatakan bahwa akan ada enam Daerah Otonom Baru (DOB) yang dimekarkan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. 

SK perpanjangan masa kerja tersebut diserahkan oleh Gubernur Papua Barat, yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Provinsi Papua Barat Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muhammad A. Tawakkal, kepada Walikota dan para Bupati di Wilayah Sorong Raya, Senin (12/04/2021) di Gedung Drs.L.Jitmau,MM kompleks kantor Walikota Sorong.


Mengawali sambutan, Walikota Sorong, Drs. Ec. L. Jitmau, M.M., mengatakan, menjadi kepala daerah merupakan kepercayaan yang diberikan rakyat untuk menjadi pemimpin. Kepala daerah berkiprah dengan jati dirinya untuk membangun kota atau kabupaten di tempat dia memimpin.

"Kita duduk bersama, kita putuskan bersama demi membangun tempat ini dan rakyat di tanah ini. Provinsi ini hadir dari kami untuk adik-adik sekalian di Sorong Raya. Setelah menerima SK, minggu depan kami bersama-sama menuju ke Senayan. Mari kita bergandengan tangan dan menghadirkan sesuatu untuk adik-adik yang akan memimpin tanah ini ke depan," pesan Walikota. 


Lebih lanjut dikatakan, dirinya sangat optimis dengan apa yang telah dikerjakan dan diperjuangkan Tim Percepatan Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya, sehingga besar harapan Provinsi PBD dapat dimekarkan dari Provinsi Papua Barat. 

"Mari kita satu nada satu tujuan. Kita duduk bersama dan menyamakan persepsi untuk menghadirkan sesuatu di tanah ini. Berikan dukungan kepada kepala daerah, agar kami dapat membangun tanah ini," kata Walikota. 

Senada dengan itu, Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru, S.H., M.Si., mengatakan, saat ini pihaknya fokus bekerja dan berjuang untuk membangun dengan konsisten agar Provinsi PBD segera dimekarkan.  


"Mari kita satu bahasa dan sukseskan Papua Barat Daya, setelah itu baru kita bicara yang lain. Saya sebagai Bupati Sorong mendukung dan kita tetap kerja untuk membangun Papua Barat Daya ini" kata Bupati Sorong.

Sementara itu, Bupati Sorong Selatan, Samsudin Anggiluli, SE mengatakan, agar percepatan pembangunan di Tanah Papua dapat terjadi, harus ada provinsi baru. Menurutnya, provinsi sebagai wakil pemerintah yang akan membangun masyarakatnya dari ketertinggalan di daerah. 


“Saya meminta dukungan dari kita semua. Kepala daerah dan masyarakat sudah siap untuk hadirnya Papua Barat Daya ini. jika sampai 2024 perjuangan ini punya hambatan, maka Sorong Raya harus punya komitmen. Intinya Papua Barat Daya ini bisa hadir,” tegas Bupati Sorong Selatan.

Sementara itu, Bupati Tambrauw, Gabriel Asem, SE., M.Si., menjelaskan, semua mempunyai satu visi yang besar untuk menghadirkan provinsi PBD, oleh karena itu dirinya berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang mendukung terbentuknya Provinsi PBD. 


“Mari kita bersatu dan bergandengan tangan untuk mewujudkan cita-cita, agar Provinsi Papua Barat Daya hadir dan disahkan oleh undang-undang,” ajak Bupati Tambrauw.

Masih di tempat yang sama, mewakili Bupati Maybrat, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Kabupaten Maybrat menegaskan, pada prinsipnya seluruh masyarakat di Kabupaten Maybrat mendukung hadirnya DOB, terutama mendukung Walikota Sorong yang merupakan ketua tim pemekaran. 


“Dulu ada tim yang lain dan kita hargai itu. Tetapi sekarang, mari kita mendukung Walikota Sorong sebagai ketua tim dari seluruh kepala daerah agar dapat bekerja dengan cepat untuk menghadirkan Provinsi Papua Barat Daya ini,” tutur Asisten III. 

Masih dengan dukungan yang sama, Ketua Tim Presidium Pemekaran Provinsi PBD, Yosafat Kambu mengatakan, dirinya mendukung lima Bupati dan Walikota Sorong. Menurutnya, tim presidium dan seluruh masyarakat Sorong Raya memberikan dukungan sepenuhnya, agar Tim Percepatan Pemekaran Provinsi PBD dapat bekerja lagi dan menghadirkan Provinsi Papua Barat Daya. 

“Kami tim presidium memberikan dukungan untuk melanjutkan perjuangan ini guna menghadirkan Papua Barat Daya secepatnya,” sebut Ketua Tim Presidium.

Mengakhiri acara tersebut, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Provinsi Papua Barat, Muhammad A. Tawakkal berharap agar Tim Percepatan Pemekaran Provinsi PBD dapat segera menyiapkan syarat-syarat dan keperluan lainnya yang harus dipersiapkan untuk pembentukan DOB Provinsi PBD. 

"Saya berharap, segera memfasilitasikan terkait dengan sinkronisasi, koordinasi ke provinsi maupun ke DPR Papua Barat, DPR RI dan Kemendagri. Tujuannya agar apa yang diharapkan dapat segera terwujud. Satu hal yang diminta oleh Gubernur adalah, adanya kerja sama antara semua kepala daerah, sehingga hasilnya bisa maksimal," ujar Staf Ahli Gubernur.

Harapannya juga, Provinsi PBD dapat segera terbentuk agar masayarakat di Provinsi PBD dan Provinsi Papua Barat dapat berkembang dengan cepat. Selain itu, tim percepatan dan tim presidium dapat bekerja sama dalam mempersiapkan dan memperjuangkan pemekaran Provinsi PBD. 

“Saya secara pribadi berdoa dan berharap, agar tim ini dapat bekerja lebih maksimal dari dua  tahun sebelumnya,” harap Staf Ahli Gubernur mengakhiri acara. (Diskominfo Kota Sorong)