Beritadetail
DECKY D. KALAGISON | Jumat, 15 Januari 2021

BANTU PKL DAN ASONGAN, WALIKOTA SORONG SERAHKAN PAYUNG DAN MEJA JUALAN

Dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi melalui Dana Intensif Daerah (DID), Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Perdagangan Kota Sorong, memberikan bantuan payung dan meja jualan bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pedagang asongan, Jumat (15/01/2021) yang bertempat di Aula Samu Siret kompleks Kantor Walikota Sorong.


Walikota Sorong, Drs. Ec. Lamberthus Jitmau, MM pada kesempatan itu menyerahkan bantuan kepada tiga orang perwakilan, yang mewakili 240 orang PKL dan pedagang asongan penerima bantuan payung dan meja.

Ketua panitia pelaksana, Elisabeth E.S. Agaki, SE  dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut bersumber dari Dana Intensif Daerah tahun anggaran 2020. Tujuannya, untuk memperkuat pedagangan kecil (PKL) dan asongan yang terkena dampak pandemi Covid-19.


Selain itu, sebagai salah satu stimulan dalam meningkatkan kegiatan usaha perdagangan bagi pelaku usaha kecil dan mikro. Juga, meningkatkan usaha pedagang kecil, PKL dan asongan yang pada muaranya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.

“Memperkuat struktur ekonomi melalui bidang perdagangan, terutama PKL dan pedagangan asongan, yang tentunya akan memberikan kontribusi bagi peningkatan ekonomi Kota Sorong," kata Ketua Panitia.


Sementara itu, Walikota dalam arahannya mengatakan, besar payung dan meja yang diberikan sudah sesuai dengan permintaan PKL dan pedagang asongan saat dilakukan pendataan. Hal ini bertujuan agar tidak menyulitkan pedagang saat membawanya menggunakan kendaraan.

“Kalau payungnya besar, nanti akhirnya mereka carter mobil lagi. Jangan sampai hasil jualannya sedikit, tapi harus carter kendaraan lagi. Bantuan untuk tahun 2021, saya kasih payung dan meja, tapi saya juga ada siapkan anggaran untuk bantuan uang tunai, yang dapat digunakan berjualan,” kata Walikota.

Harapnya, Dinas Perdagangan dapat melakukan pendataan dengan baik, sehingga penyaluran bantuan juga dapat berjalan dengan baik, dimana bantuan yang diberikan, dapat dimanfaatkan untuk membeli bahan yang digunakan untuk berjualan.


“Saya minta agar jaga kebersamaan diantara kita, baik papua maupun non papua. Kita  semua keluarga. Mari bersama-sama jaga kota ini. Kota ini aman, mama-mama bisa jualan, berarti kebutuhan hidup termasuk biaya pendidikan bisa terpenuhi,” harap Walikota. (Diskominfo Kota Sorong)