Reading Time: 4 minutes

 372 total views,  1 views today

Kota Sorong – Penjabat Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., MPA, berharap untuk waktu ke depan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Sorong tidak hanya dalam bentuk fisik saja, namun juga dalam bentuk digital.

“Fisik berarti dalam bentuk buku yang bisa dibaca, dan digital dalam bentuk e-Book yang dapat disimpan dalam bentuk file, sehingga dapat mempermudah pembaca menjangkaunya dengan perangkat elektronik yang mereka miliki,” jelas Pj. Wali Kota pada acara Peresmian Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kota Sorong, yang ditandai dengan pengguntingan pita yang didampingi Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muhammad Syarif Bando, Selasa (7/11/2023) pagi hari.

Disebutkan, pengembangan perpustakaan sangatlah penting untuk didorong, karena perpustakaan merupakan pusat literasi yang dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Buku-Buku yang menginformasikan tentang life skill atau kemampuan seseorang untuk bertahan hidup, sambungnya, secara pro aktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi, sehingga akhirnya mampu mengatasinya.

“Ini sangat strategis karena memberi pengetahuan mengenai keahlian yang bisa dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin bagi sebagian orang menganggap ini adalah sebuah mimpi. Namun bagi pemerintah daerah, ini merupakan tantangan sepanjang ada niat baik dan keinginan yang kuat,” kata Pj.  Wali Kota.

Lanjutnya, jika ada keinginan kuat, maka dapat dimulai dengan membangun ide melalui kata-kata, sehingga ke depan diharapkan pemerintah daerah dapat membangun literasi. Apabila hal tersebut terlaksana, maka suatu daerah tak hanya tumbuh sebagai pusat informasi dan rekreasi saja, namun dapat juga tumbuh sebagai kekuatan ekonomi, sekaligus sebagai objek wisata ilmu.

“Oleh karena itu, di Perpustakaan disediakan buku-buku yang bermanfaat, agar masyarakat dapat menjadi cerdas dan gemar membaca. Salah satu cara membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), adalah dengan menyediakan sumber-sumber pengetahuan yang akan mendongkrak pemahaman masyarakat melalui kehadiran Perpusda,” ujar Pj. Wali Kota seraya membuka Pelatihan Video Konten Kreator dan Talkshow Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (PILM).

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sorong, Amus Jitmau, S.IP., M.Si dalam laporannya menjelaskan, dibangunnya Gedung Layanan Perpusda Kota Sorong atas dukungan Pemerintah Pusat melalui Perpustakaan Nasional RI, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Pemerintah Kota Sorong.

“Dengan adanya Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kota Sorong, masyarakat, siswa, dan mahasiswa dapat memanfaatkan gedung tersebut sebagai media pembelajaran dan pengetahuan, serta sebagai tempat pengembangan minat budaya membaca,” ujar Kadis Perpustakaan dan Kearsipan.

Gedung Layanan Perpusda Kota Sorong dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2022 sebesar Rp10 miliar, dan sharing dana dari Pemerintah Kota Sorong melalui dana APBD Rp500 juta.

“Ini untuk pengadaan rak buku, Mobuler, penyambungan listrik dan penimbunan lahan dan lainnya. Namun masih banyak yang harus dilengkapi dalam gedung ini seperti taman baca untuk perpustakaan, pagar keliling, paving blok, dan jaringan internet,” pungkasnya.

Diharapkan, Perpustakaan Nasional RI dan Pemerintah Kota Sorong dapat membantu untuk melengkapi sarana dan prasarana yang belum memadai, sehingga manfaat dari gedung tersebut dapat dirasakan dengan optimal oleh masyarakat Kota Sorong, dan masyarakat Provinsi Papua Barat Daya.

Dirincinya, peserta kegiatan Talkshow terdiri dari Taman Baca Masyarakat Pegiat Literasi 38 orang, SD/MI pengelola beserta staf 15 orang, SMP/MTs pengelola beserta staf 22 orang, SMA/SMK pengelola beserta staf 19 orang, Perguruan Tinggi pengelola beserta staf 14 orang, Perpustakaan Khusus pengelola beserta staf 8 orang, dan Perpustakaan Kelurahan pengelola beserta staf 6 orang.

“Kegiatan Talkshow dibiayai dengan dana APBN Pemerintah Pusat, melalui kegiatan peningkatan literasi masyarakat dalam mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul, Indonesia maju. Kemenkominfo juga mendukung melalui kegiatan Bimtek Pelatihan video konten kreator sebagai usaha produksi video, dan ingin meningkatkan skill masyarakat Kota Sorong,” kata Kadis.

Harapannya, integrasi kegiatan tersebut dapat berlangsung sebagai usaha pengembangan pengetahuan masyarakat di Kota Sorong.

Dalam kegiatan ini, juga dilakukan pengukuhan Bunda Literasi Kota Sorong periode 2023-2024, Jemima Elisabet Lobat, SKM., MAP oleh Pj. Wali Kota Sorong, yang didampingi Kepala Perpustakaan Nasional RI, serta penyerahan cendera mata dan pose bersama. (Diskominfo Kota Sorong)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *