Pj. Ketua TP PKK Papua Barat Daya, Hj. Andar Aryani Musa’ad, S.H., M.H saat melantik Pj. Ketua TP PKK Kota Sorong Periode 2023-2024, Jemima Elisabet Lobat, SKM., MAP.
Reading Time: 4 minutes

 753 total views,  2 views today

Pj Wali Kota, “Semua Ada Dalam Kalender dan Jadwal Tuhan”

KOTA SORONG – Penjabat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Sorong periode 2023-2024, Jemima Elisabet Lobat, SKM., MAP resmi dilantik Pj. Ketua TP PKK Provinsi Papua Barat Daya, Hj. Andar Aryani Musa’ad, S.H., M.H, menggantikan Pj. Ketua TP. PKK Kota Sorong periode 2022-2023, Jacqualine M. Yarangga, pada acara Pelantikan dan Serah terima Jabatan Penjabat TP PKK Kota Sorong Masa Jabatan 2023-2024, yang digelar di Gedung Drs. Ec. L. Jitmau, M.M, Senin (28/8/2023), siang hari.

Pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan Pj. Ketua TP PKK Provinsi Papua Barat Daya, yang dilanjutkan dengan pembacaan naskah pelantikan oleh Pj. Ketua TP PKK Provinsi Papua Barat Daya, penandatangan berita acara serah terima jabatan oleh Pj. Ketua TP PKK periode 2022-2023, Pj. Ketua TP PKK periode 2023-2024, dan Pj. Wali Kota Sorong, serta penyerahan buku memori laporan keuangan dari Pj. Ketua TP PKK sebelumnya kepada Pj. Ketua TP PKK yang baru dilantik.

Penjabat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Sorong periode 2023-2024, Jemima Elisabet Lobat, SKM., MAP saat menandatangani naskah pelantikan
Penjabat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Sorong periode 2023-2024, Jemima Elisabet Lobat, SKM., MAP saat menandatangani naskah pelantikan

Mengawali sambutannya, Pj. Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., MPA menegaskan, semua yang terjadi ada dalam kalender dan jadwalnya Tuhan. Oleh karena itu, dirinya mengucapkan selamat kepada Pj. Ketua TP PKK periode 2023-2024, dan selamat mengemban amanah dan tanggung jawab yang besar, serta penuh dengan tantangan.

“Saya berharap, selain menjadi perancang program dan kegiatan, TP PKK Kota Sorong juga terus membina para kader kelompok-kelompok PKK dan dasa wisma, serta masyarakat luas agar terus bersemangat, berpartisipasi aktif membangun, dan turut serta membantu pemerintah dalam upaya menurunkan stunting,” kata Pj. Wali Kota.

Harapannya juga, Pj. Ketua TP PKK yang baru dilantik, dapat melanjutkan dan memberikan perhatian lebih terhadap usaha-usaha yang telah dirintis oleh Pj. Ketua TP PKK Kota Sorong periode sebelumnya.

“Saya selaku pembina TP PKK Kota Sorong, ada beberapa hal yang harus saya tegaskan kepada ibu Ketua TP PKK dan pengurus yang akan melanjutkan tugas. Salah satu yang kami jadikan program prioritas yaitu, menuntaskan stunting di Kota Sorong,” tandas Pj. Wali Kota.

Diungkapnya, angka kasus stunting di Kota Sorong lebih tinggi dari 5 kabupaten di Provinsi Papua Barat Daya. Angka tersebut berdasarkan data terakhir di tahun 2022, dan Kota Sorong masuk dalam urutan 6.

“Mudah-mudahan dengan kehadiran PKK, bisa dapat bersinergi dengan pemerintah daerah Kota Sorong dalam menanggulangi ataupun mengatasi gizi buruk di Kota Sorong. Kita berpikir bahwa kita ada di tengah-tengah yang kota besar, sehingga semuanya pasti terpenuhi gizi. Tapi justru terbalik atau masih banyak, karena angka stunting kita masih lebih tinggi,” ujar Pj. Wali Kota.

Mengakhiri sambutannya disebutkan, ada 3 program prioritas yang akan dikerjakannya selama menjabat sebagai Pj. Wali Kota Sorong hingga tahun 2024 yaitu, penanganan sampah, banjir, dan stunting.

Sementara itu, di waktu sebelumnya, Pj. Ketua TP PKK Provinsi Papua Barat Daya mengucapkan terima kasih kepada Pj. Ketua TP PKK Kota Sorong periode 2022-2023, atas dedikasi, loyalitas, pikiran, dan tenaga yang telah diberikan selama mengabdi sebagai Pj. Ketua TP PKK Kota Sorong.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada PJ. Ketua TP PKK Kota Sorong periode 2022-2023. Kiranya selama Ibu menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, dapat menjadi manfaat bagi masyarakat, terutama masyarakat kota Sorong,” kata Pj. Ketua TP PKK Papua Barat Daya.

Menurutnya, dalam suatu organisasi, dinamika pergantian pengurus adalah hal yang biasa dan wajar. Hal ini dapat terjadi karena adanya restrukturisasi yang berkaitan dengan jabatan dari suami, karena Ketua TP PKK atau Pj. Ketua PKK melekat pada jabatan kepala daerah.

“Oleh karena itu, pada hari ini telah kita saksikan bersama, pelantikan dan serah terima jabatan. Untuk Penjabat Ketua TP PKK yang baru, saya mengharapkan untuk tetap melanjutkan program-program yang telah dilaksanakan oleh Ketua Tim Penggerak PKK sebelumnya,” harap Ketua TP PKK Papua Barat Daya.

Bahkan, sambungnya, dapat lebih dikembangkan dan lebih berinovasi. Menurutnya, kinerja Pj. Ketua TP PKK masa bakti 2022 2023 sudah sangat baik, namun perlu ditingkatkan menjadi lebih baik lagi oleh penjabat ketua yang baru, terutama yang berkaitan dengan program-program pemerintah, salah satunya adalah program penanganan stunting.

“Saya sudah pernah berkunjung ke rumah gizi. Itu adalah salah satu program TP PKK Kota Sorong yang baik, dan itu ada di beberapa tempat. Ini harus tetap dipertahankan dan dibina untuk tetap berlangsung, bahkan kalau bisa ada lagi rumah-rumah gizi selain yang sudah di buat oleh Pj. Ketua TP PKK sebelumnya,” pungkasnya.

Oleh karena itu, tugas Pj. Ketua TP PKK periode 2023 2024 harus lebih fokus, walau seiring dengan tetap melaksanakan dan mengembangkan program-program kerja TP PKK yang lain. Tujuannya, agar kehadiran TP PKK dapat terasa manfaatnya, terutama kepada Pemerintah Kota Sorong, karena adanya TP PKK, juga untuk membantu program-program pemerintah.

“Oleh karena itu, untuk ketua dan pengurus yang baru dilantik, mari kita melanjutkan program yang sudah dilaksanakan oleh pengurus periode sebelumnya, dengan berinovasi dan mengembangkan potensi yang ada pada tiap pengurus TP PKK,” tandas Pj. Ketua TP PKK Papua Barat Daya diakhir sambutan. (Diskominfo Kota Sorong/brm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *