Reading Time: 4 minutes

 102 total views,  2 views today

Antar Denominasi Gereja se-Kota Sorong
PLT. SEKDA KOTA SORONG BUKA TURNAMEN BOLA VOLI PUTRI
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sorong, Karel Gifelem, S.IP.,MM, mewakili Penjabat Walikota Sorong, George Yarangga, A.Pi.,MM, membuka Turnamen Bola Voli Putri antar Denominasi Gereja, guna memperebutkan piala bergilir Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Sorong tahun 2022.
Dilaksanakannya pertandingan tersebut, dalam rangka memperingati HUT Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua yang ke-66 tahun.

Dalam laporannya, Ketua Harian PBVSI Kota Sorong, James Baransano, SH menjelaskan, lamanya kegiatan tersebut selama 10 hari, yaitu tanggal 14 Oktober hingga 24 Oktober 2022. Tempat pertandingan, akan dilaksanakan di Lapangan Gereja Jemaat Immanuel Boswesen Sorong, dan Lapangan Kantor Distrik Navigasi Kelas I Sorong.
“Sumber dana kegiatan, 100% disumbang oleh ketua PBVSI Kota Sorong, bapak Fredy Marlissa,” ungkap Ketua harian.

Di tempat yang sama, Ketua Badan Pekerja Klasis GKI Sorong selaku Ketua Klasis Sorong, Pdt. Jeane Haurissa, S.Th.,M.Si mengatakan, dalam suatu pertandingan, bukan semaraknya saja yang dibutuhkan, namun dinamika dalam proses turnamen tersebut akan menjadi tantangan tersendiri.
“Ini adalah sebuah kepercayaan. Itu penting dan harus dijaga. Caranya, bermain sesuai dengan kemampuan, dan junjung tinggi sportifitas,” ujar Pdt. Jeane.
Dirinya meminta kepada supporter, untuk memberi support dengan cara yang elegan, agar nilai dan tujuan dilaksanakannya turnamen tersebut tidak berkurang.

“Saudara-saudara saling mengontrol diri dalam memberi support dan semangat. Oleh karena itu, saya minta kata-kata yang dikeluarkan supporter adalah kata-kata yang menjadi berkat,” pesan Pdt. Jeane.
Dirinya mengajak kepada pemain maupun supporter, untuk berproses bersama, agar turnamen tersebut sebagai sebuah kesaksian kepada Tuhan.

Sementara itu, Ketua Umum PBVSI Kota Sorong, Fredy Marlissa, ST mengatakan, dilaksanakannya turnamen tersebut, bukan sebagai ajang untuk mencari bakat dan menyalurkan hobi saja, namun merupakan bagian dari pengembangan para atlit bola voli di Kota Sorong.
“Kita bisa menciptakan aset SDM dalam dunia olahraga. itulah tiga hal penting yang harus kita pegang secara bersama-sama. Mari tunjukkan kemampuan kita lewat turnamen ini,” papar Ketua PBVSI Kota Sorong.

Di waktu terpisah, Penjabat Walikota Sorong dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt. Sekda Kota Sorong berharap, kegiatan tersebut dapat mempererat tali silahturahmi antara pimpinan dan anggota jemaat, serta lebih meningkatkan keimanan anak Tuhan yang ada di Kota Sorong.
“Pada akhirnya, memiliki kekuatan dan ketahanan spiritual yang tangguh menghadapi tantangan dan kesulitan dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Sekda.
Sambungnya, tantangan ke depan secara umum sebagai umat beragama di Indonesia, diprediksikan akan semakin berat dan sulit, karena adanya dampak negatif globalisasi kemajuan ilmu dan teknologi, serta perubahan sikap dan gaya hidup masyarakat.

Karena itulah, kata Sekda, pemerintah sangat mengharapkan terbinanya hubungan kemitraan yang sinergis dengan seluruh lembaga keagamaan, sehingga dapat lebih meningkatkan peran dan fungsinya mensejahterakan kehidupan masyarakat, sebagai wujud ibadah kepada Tuhan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara, serta masyarakat pada umumnya.

“Saya juga mengajak kita semua, untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di tengah tempat tinggal kita masing-masing, sehingga dapat menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif, dan terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” tutup Sekda seraya membuka turnamen bola voli putri yang ditandai dengan pemukulan tifa.

Berdasarkan data yang dihimpun redaksi, sebanyak 22 tim yang akan mengikuti turnamen tersebut, yang terdiri dari GKI 18 tim, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) 2 tim, Gereja Protestan di Indonesia (GPI) 2 tim, dan Paroki Santo Arnoldus Jansen (Katolik) 1 tim.

Sistem pertandingan adalah 1/2 kompetisi dan sistem gugur yaitu, menang 2-0 point 3, menang 2-1 point 2, kalah 2-0 point 0, kalah 1-2 point 1. Sedang lamanya pertandingan babak penyisihan hingga semi final dilaksanakan 2 set kemenangan, dan babak final3 set kemenangan. (Diskominfo Kota Sorong)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *