Reading Time: 4 minutes

 86 total views,  1 views today

Genap dua bulan bertugas sebagai Penjabat Walikota Sorong, orang nomor di Kota ini, George Yarangga, A.Pi.,MM menghadiri ibadah misa etnis Minahasa di Gereja Katedral Paroki Kristus Raja Sorong, yang didampingi istri, Ny. Jacqualine M. Yarangga, pada Minggu (23/10/2022).

Pada kesempatan itu, Pj. Walikota mengajak umat katolik untuk selalu mendoakan kesejahteraan Kota Sorong, agar ada perubahan dari waktu ke waktu. Disebutkan, jika Kota Sorong sejahtera, maka warganya akan turut menikmati kesejahteraan itu.
“Saya mengajak kita semua untuk berdoa, sebab firman Tuhan berkata, Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu,” tutur Pj Walikota Sorong seperti yang tertulis dalam Yeremia 29:7.
Terkait bantuan pemerintah, dirinya mengakui jika belum banyak bantuan yang diberikan kepada Paroki Katedral Kristus Raja Sorong di masa kepemimpinannya. Namun demikian, beberapa hari yang lalu, pemerintah Kota Sorong telah menyerahkan bantuan bahan pokok sebanyak 43 paket.
Selain itu, bantuan berupa uang juga diberikan kepada panitia pelaksana Sinode Keuskupan Manokwari-Sorong sebesar Rp50.000.000. Tambah Pj. Walikota, panitia Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) telah bertemu dengan dirinya di Kantor Walikota baru-baru ini.

“Ya, saya juga akan memberikan bantuan.,dan kami pemerintah akan memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah yang ada. Walaupun sedikit, tetapi ada perhatian dan sentuhan yang perlu diberikan kepada panitia,” jelas Pj. Walikota.
Dirinya berterima kasih kepada umat yang selalu mendoakan para pemimpin-pemimpin gereja, pemerintah, dan juga masyarakat. Diakui Pj. Walikota, hal tersebut sangat membuatnya tersentuh.
“Saya percaya bahwa setiap hari Minggu atau setiap ibadah, selalu mendoakan pemerintah. Karena pemerintah adalah wakil Allah, sehingga pemerintah tidak salah bekerja. Apa yang pemerintah kerjakan, harus melihat apa yang menjadi kebutuhan atau kepentingan warganya,” kata Pj. Walikota.

Harapannya, program kerja yang tengah dilakukannya saat ini, dapat membawa Kota Sorong terbebas dari banjir, dan bersih dari sampah. “Kita inginkan Kota Sorong menjadi kota yang beriman yaitu, kota yang bersih, indah, aman dan nyaman,” tutup Walikota dalam sambutannya di penghujung misa.
Sebelumnya, Pastor Paroki Katedral Kristus Raja Sorong, RD. Immanuel Tenau menjelaskan, paroki tersebut mempunyai umat yang terdiri dari 10 etnis yaitu, etnis Papua, Tanimbar, Kei, NTT, Minahasa, Jawa, Toraja, Batak, Ambon, dan Tionghoa.

“Kami telah melaksanakan misa etnis selama empat minggu ini. Misa pertama etnis Tanimbar, kemudian Kei, NTT, dan hari misa etnis Minahasa. Saya berharap bapak Walikota berkenan hadir pada acara puncak HUT Paroki Kristus Raja yang ke-75 tahun, pada tanggal 23 November 2022 mendatang,” harap Pastor Paroki.
Misa diakhiri dengan berkat penutup oleh Pastor Paroki, yang kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah antara Pastor Paroki dengan Pj. Walikota Sorong, yang juga didampingi Ny. Jacqualine bersama anak-anak dan keponakan, serta dihadiri juga ketua dan beberapa anggota dewan paroki Kristus Raja. (Diskominfo Kota Sorong)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *