Reading Time: 2 minutes

 64 total views,  1 views today

Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjel Pol (P
urn) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si, dalam tanggapan umumnya menanggapi pemaparan Bupati/Walikota se-Papua Barat mengatakan, perlu dibuatkan jadwal untuk melakukan kunjungan ke asrama-asrama mahasiswa, yang ada di luar kabupaten/kota.

“Ini penting. Jadi misalkan ada mahasiswa yang diasramakan dari kabupaten/kota di Manokwari, dan pada saat bapak-bapak ada di Manokwari, tolong sempatkan diri untuk mengecek mereka di asrama itu,” jelas Pj. Gubernur di Gedung Aimas Convention Center (ACC) Kabupaten Sorong, Sabtu (22/10/2022) pukul 04.00 pagi WIT.
Sambungnya, Bupati/Walikota juga dapat mengunjungi mahasiswa dari daerah asalnya, pada saat berada di luar Provinsi Papua Barat, atau juga yang berada di Luar Negeri. Para mahasiswa tersebut perlu didatangi, dan di cek langsung tempat dia mengikuti pembelajaran.

“Pengalaman yang saya mau sampaikan di sini, bahwasannya memang anak-anak kita di luar wilayah jangkauan pengamatan kita, itu umumnya mereka yang sudah menjadi mahasiswa abadi atau yang gagal, yang berada di sekitar wilayah atau negara itu. Mereka yang mengomandoi anak-anak baru. Jadi mereka yang seakan-akan merangkul anak-anak mahasiswa, tapi doktrinnya berbeda,” ungkap Pj. Gubenur.
Dampaknya, sebagian mahasiswa baru tersebut mempunyai pola berpikir yang selalu berbeda dengan apa yang diharapkan pemerintah di sini. Menurut Pj. Gubernur, mahasiswa yang mempunyai pola pikir tersebut selalu berpikir parsial.
“Selalu berpikir ingin menantang dan melawan negara, karena ada pihak yang memainkan itu. Saya berharap mereka harus disentuh. Kalau kita pemerintah tidak melakukannya, mereka makin jauh pergerakannya. Sayang, uang negara dan rakyat, tapi pola pikir dan pembinaannya berbeda dari apa yang diharapkan,” papar Pj. Gubernur. (Diskominfo Kota Sorong)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *